Asian Games 2018. Tularkan solidaritas dan sportifitas pada siswa!!

Diposting pada: 2018-09-20, oleh : humas macicen 1, Kategori: Kegiatan Siswa

Wonderfull Indonesia. Suatu kebanggaan bagi Indonesia dapat menjadi tuan rumah perhalatan kompetisi olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018. Indonesia adalah Negara yang mendapat kesempatan sebagai tuan rumah Asian Games 2018 menggantikan Negara Vietnam yang sebelumnya tuan rumah namun mengundurkan diri. Kesempatan ini merupakan kali kedua setelah 56 tahun lalu, Indonesia sempat menjadi tuan rumah Asian Games tahun 1962. Saat ini pula menjadi salah satu kesmpatan untuk membuktikan kepada seluruh Negara-negara di Asia bahwa Indonesia merupakan Negara yang indah dan menawan dengan segala perbedaan yang ada didalamnya. Perbedaan yang membuat Indonesia unik dengan semboyannya, Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Pembuktian ini salah satunya ditunjukkan dalam Upacara Pembukaan Asian Games 2018. Pada upacara tersebut, Indonesia menunjukkan betapa kaya Negeri Indonesia dengan segala keberagamannya, mulai dari tarian-tarian daerah, lagu-lagu daerah dan pemandangan Negara Indonesia yang diilustrasikan oleh beberapa penari dengan efek tiga dimensi (3D). Upacara pembukaan tersebut berhasil membuat kagum seluruh rakyat Indonesia dan juga seluruh Negara di Asia. Salah satu yang berhasil membuat decak kagum adalah Tarian Ratoh Jaroe dari Aceh yang membuka upacara pembukaan dengan menghadirkan kurang lebih 1.600 penari yang berasal dari anak SMA se-DKI Jakarta. Tak hanya jumlahnya yang mengaggumkan, tarian yang kompak dan juga kostum yang dapat berubah warna pada setiap gerakannya (berkala) makin membuat terkagum-kagum.

Semangat para Atlet dan pendukung dalam Asian Games 2018 ini merupakan salah satu momentum untuk menularkan semangat solidaritas dan sportifitas dalam belajar. Semangat ini sangat diperlukan untuk masa mendatang, sehingga anak-anak Indonesia tidak hanya berprestasi dalam berolahraga saja, namun dapat berprestasi dalam ilmu pengetahuan khususnya dalam zaman milenal dan teknologi ini. Tetap semangat pemuda-pemudi! (Rizky Ayu)


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini